Deretan 5 Gudeg Paling Favourit Di Jogjakarta Yang Hits Dari Dulu Hingga Sekarang

Menu khas dari setiap daerah wisata pasti menjadi incaran para traveller. Tidak terkecuali Jogjakarta yang terkenal dengan gudegnya. Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan ke Jogjakarta jangan sampai melewatkan kesempatan berburu gudeg karena belum ke Jogja jika belum menyantap kuliner khas kota ini. Berikut ulasan 5 gudeg paling favourit di Jogjakarta yang wajib Anda coba.


1. Gudeg Yu Djum

Pusat gudeg legendaris Jogja yang berdiri sejak 60 tahun lalu setia menemani konsumennya dengan jam operasional 06.00-22.00. Gudeg Yu Djum cocok bagi Anda yang berlibur bersama keluarga karena tersedia porsi kecil dan besar. Menu gudeg yang di tawarkan meliputi nasi putih, gudeg, sambal kecrek serta lauk yang dapat Anda pilih sendiri. Masalah harga juga tidak perlu khawatir menguras kantong karena harga dipatok mulai dari Rp.15.000,00 menyesuaikan lauk yang Anda sukai. Kini tersedia kemasan besek dan kendil bagi Anda yang ingin membawa gudeg Yu Djum sebagai oleh-oleh. Dijamin awet dengan ketahanan 24 jam tanpa dihangatkan.

Karena kualitas rasa yang sudah tidak diragukan lagi, setiap waktu pelanggan selalu bertambah. Untuk mencukupi permintaan yang semakin meningkat gudeg Yu Djum membuka cabang di berbagai wilayah di Jogja. Berikut ini alamat cabang gudeg Yu Djum yang dapat Anda sambangi. Jl. Kaliurang Km 4,5 Yogyakarta / Wijilan No.167 Yogyakarta / Jl. Kaliurang Km. 5 Kocoran Gg. Sri Katon 2 / Jl. Laksda Adisucipto Km. 9 No. 6A Jogja / Jl. Dagen No. 2C, Malioboro / Jl. AM Angaji No.93 Monjali / Jl. Wates Km 12 Kalakan, Bantul

2. Gudeg Mercon Bu Tinah

Bagi penggila pedas biasanya kuliner gudeg ini tidak terlalu dilirik. Namun, bukan Jogja jika tidak menyuguhkan beraneka selera masyarakat. Gudeg Mercon Bu Tinah akan menjadi alternatif kuliner bagi Anda penyuka makanan pedas. Sensasi pedas tentu saja berasal dari gudeg itu sendiri ditambah dengan mercon ditengah oseng tempe dan krecek. Lauknya pun beranekaragam mulai dari gorengan, telur, sate dan ayam. Berbeda dari warung gudeg biasanya, jam operasional Bu Tinah buka malam hingga dini hari dengan kisaran harga mulai dari Rp tergantung lauk yang Anda pilih. Jika Anda penyuka pedas dan merasakan perut keroncongan pada malam hari langsung saja datangi tenda gudeg mercon Bu Tinah di perempatan Jl Asem Gedhe, Kranggan, Jogja.

3. Gudeg Mbarek Bu Ahmad

Gudeg yang memiliki julukan gudegnya para artis (mempunyai banyak pelanggan dari kalangan artis ibukota) berlokasi di samping selokan Mataram atau sebelah utara Fakultas Kehutanan UGM. Jenis gudeg yang disajikan di sini merupakan kategori gudeg kering dengan khas rasa manisnya. Kualitas rasa yang tetap terjaga hingga kini menjadikan para pelanggan tetap setia gudeg Mbarek ini menjuluki gudeg Mbarek Bu Ahmad menjadi salah satu dari 5 gudeg paling favourit di Jogjakarta.

4. Gudeg Pawon

Dari sebutannya saja sudah menarik bukan? Ya, pawon adalah istilah dalam bahasa jawa yang berarti dapur. Inilah keunikan gudeg ini dari warung lainnya karena gudeg disajikan langsung dari dapur si pembuat. Soal cita rasa dari gudeg ini tidak perlu dipertanyakan lagi perpaduan rasa manis yang pas serta tekstur daging ayamnya yang lembut tidak hanya diminati oleh masyarakat Jogja, namun juga luar Jogja. Bagi Anda yang berminat mencicipi gudeg ini, sangat disarankan untuk datang ke Jalan Prof DR Soepomo, Janturan, Umbulharjo, Yogyakarta lebih awal (jauh sebelum jam buka 22.30 WIB). Lokasi warung gudeg ini selayaknya sebuah rumah (dapur) yang berada di tengah perkampungan.

5. Gudeg Permata Bu Pujo

Salah satu warung lesehan yang terletak di samping bioskop permata atau tepatnya di Jalan Gajah Mada yang menyediakan menu gudeg sejak tahun 1951. Warung lesehan ini merupakan tempat langganan penikmat kuliner setelah keluar dari menonton bioskop. Citarasa yang sudah tidak diragukan lagi merupakan hasil resep turun temurun yang tetap dapat dijaga kualitasnya dari beberapa generasi. Perpaduan gudeg berkuah gurih dengan sambel krecek yang pedas menambah selera makan menjadi meningkat. Untuk menikmati rasa khas dari gudeg ini datanglah ke lokasi pada jam operasional yaitu pada pukul 21.00 hingga dini hari.

Itulah tadi ulasan tentang 5 gudeg paling favourit di Jogjakarta yang bisa infojogjakarta.com bagikan. Semoga bermanfaat ya.

Inilah 5 Budaya Jogjakarta Yang Paling Disukai Wisatawan

Kota budaya adalah sebuah julukan yang sangat tepat untuk Kota Jogjakarta. Kota ini merupakan kota yang penuh dengan sejarah. Oleh sebab itulah,  Jogjakarta menyimpan banyak sekali budaya peninggalan orang-orang terdahulu yang masih lestari hingga sekarang. Adat kraton kesultanan dan kerajaan masih sangat melekat dalam kehidupan masyarakat. Dan justru budaya kuno itulah yang menarik perhatian dan ketertarikan para wisatawan.

Banyak dari mereka baik dari lokal maupun mancanegara rela berbondong-bondong ke Jogjakarta demi menyaksikan berbagai kebudayaan yang digelar. Banyak sekali budaya tradisional atau modern khas Jogjakarta yang sering ditampilkan di acara pertunjukan. Tapi, dari sekian banyak kebudayaan asli Kota Jogjakarta, ada 5 budaya Jogjakarta yang paling disukai wisatawan. Tak heran jika budaya tersebut terkenal hingga mendunia.




Jogjakarta adalah salah satu kota setelah Pulau Bali yang masih sangat memegang adat istiadat dan budaya orang-orang terdahulu. Jogjakarta tak hanya menyuguhkan berbagai objek wisata menarik dan selalu menciptakan wisata yang baru setiap tahunnya. Tetapi, Jogjakarta juga menyimpan kebudayaan yang sangat beragam. Dimana ada 5 budaya Jogjakarta yang paling disukai wisatawan. Berikut beberapa penjelasannya :

1. Batik

Batik adalah salah satu budaya Indonesia yang sudah mendunia. Dan Jogjakarta adalah salah satu kota penghasil batik terbesar. Tak heran jika saat kita berkunjung ke Jogjakarta banyak ditemukan toko-toko batik di berbagai daerah di Jogjakarta. Bahkan ada tempat khusus untuk penjual batik. Batik Jogjakarta terkenal akan keindahan corak dan warnanya. Tentu butuh sebuah keahlian khusus untuk bisa menghasilkan sebuah karya batik yang indah dan mampu menarik minat para wisatawan. Dan Jogjakarta adalah tempat para pengrajin batik berkreasi. Serta mempertahankan warisan budaya yang diturunkan secara turun temurun oleh nenek moyang terdahulu.

2. Wayang

Salah satu dari 5 budaya Jogjakarta yang paling disukai wisatawan selain batik adalah wayang. Menurut sejarah, wayang telah dikenal sejak 1500 tahun sebelum masehi. Tepatnya pada zaman prasejarah. Konon, wayang sering digunakan di acara pemujaan roh roh nenek moyang. Sesuai dengan kepercayaan animisme mereka. Tapi seiring berkembangnya zaman, wayang menjadi seni yang dijadikan media dakwah oleh para ulama dalam menyebarkan islam. Hingga kini Seni pertunjukan wayang masih sering digelar di Jogjakarta. Bahkan mampu menarik perhatian wisatawan untuk menyaksikannya. Seni memainkan wayang membutuhkan seorang pengrajin dan pendalang yang benar-benar mumpuni.

3. Tari Golek Menak

Tarian yang satu ini merupakan tarian klasik khas Jogjakarta. Pertama kali diciptakan oleh Sultan Hamengku Buwono IX. Penciptaan tarian ini sebagai wujud dan bukti kecintaan budaya wayang orang. Sehingga digelarlah pertunjukan wayang orang perdana di Jogjakarta dibantu oleh para pakar tari pada saat itu. Tepatnya pada tahun 1943. Dan bertepatan dengan ulang tahun Sultan. Proses penciptaan ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Hingga akhirnya menghasilkan tiga karakter utama dalam Tari Golek Menak. Yaitu Karakter putri, putra halus dan dan gagah. Dimana tarian tersebut masih sering digelar hingga kini di acara pergelaran budaya Jogjakarta.

4. Upacara Sekaten

Sekaten adalah salah satu upacara adat Jogjakarta dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Biasanya dilaksanakan pada bulan Maulud tahun hijriyah. Upacara ini berlangsung selama 6 hari yaitu mulai tanggal 6 sampai 12 Rabiul Awal. Selama proses Upacara Sekaten juga diiringi dengan permainan dua perangkat gamelan pusaka. Gamelan pertama dibunyikan tepat pada pukul 00.00 WIB di Bangsal Ponconiti. Lalu diusung ke Masjid besar untuk ditabuh setiap hari selain hari jum’at. untuk upacara Sekaten, biasanya dilanjutkan dengan upacara grebeg yang digelar tepat pada tanggal 12 Rabiul Awal. Dalam prosesi upacara ini, masyarakat membawa gunungan yang nantinya akan dibagikan kembali setelah didoakan. 

5. Sendratari Ramayana

Kesenian yang satu ini merupakan salah satu dari 5 budaya Jogjakarta yang paling disukai wisatawan. Sendaratari Ramayana mengisahkan peperangan antara Sri Rama berwatak baik dengan Rahwana yang berwatak buruk. Dalam setiap pertunjukannya, sendaratari memiliki empat episode yang selalu berbeda. Seperti hilangnya Dewi Shinta, Api Suci dan yang lainnya. Kesenian yang digelar di obyek wisata Candi Prambanan ini biasanya dibuka mulai bulan Mei hingga Oktober.

Rekomendasi Obyek Wisata Gunung Paling Terkenal Di Jogjakarta Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Berada di ketinggian sambil menikmati keagungan alam Tuhan menjadi dambaan setiap orang. Terutama keindahan alam yang biasanya hanya dapat dilihat di film luar negeri. Tapi, jangan salah karena kini keindahan alam tersebut dapat dinikmati di salah satu kota di Indonesia, tepatnya yaitu di Jogjakarta. Jogjakarta adalah kota dengan seribu destinasi wisata yang menarik dan sayang untuk dilewatkan.

Terutama wisata gunung yang ada di Jogjakarta. Banyak sekali wisata gunung paling terkenal di Jogjakarta yang dapat memanjakan mata serta dapat melepas penat dari kegiatan sehari-hari. Berikut ini adalah penjelasan tentang wisata gunung paling terkenal di Jogjakarta yang sayang untuk anda lewatkan.


1. Hutan Pinus Seribu Batu Songgo Langit

Seiring dengan perkembangan, kini Dlingo kembali menghadirkan wisata baru. Selain pemandangannya yang indah dan lingkungan yang asri  banyak juga spot bagus bagi pecinta selfi. Sedikitnya ada 5 spot hutan pinus di daerah Dlingo ini. Dan yang terbaru adalah Seribu Batu Songgo Langit. Keunikan hutan pinus ini dibandingkan dengan yang lainnya adalah terdapat banyak spot foto antimainstream. Selain itu di sini juga terdapat rumah hobbit sebagai spot foto yang unik untuk anda. Seribu Batu Songgo Langit ini terletak di Mangunan, Dlingo, Bantul Jogjakarta.

2. Puncak Widosari

Puncak Widosari ini terletak di Kabupaten Kulon Progo Jogjakarta, tepatnya yaitu di Padukuhan Tritis, Ngargosari, Samigaluh. Di Puncak Widosari ini anda akan disuguhkan dengan pemandangan alam yang sangat indah dan asri. Sehingga tempat ini adalah tempat yang cocok untuk anda dapat melepas penat dari kegiatan sehari-hari. Selain itu udara yang ada di Puncak Widosari ini begitu sejuk dan bersih dari polusi udara.

Anda dapat berlibur ketempat ini bersama teman, keluarga maupun bersama pasangan. Selain pemandangannya yang indah disana juga terdapat berbagai macam spot foto yang dapat anda abadikan dengan berfoto bersama. Meskipun puncaknya tidak terlalu tinggi, namun anda tetap harus mempersiapkan tenaga untuk dapat sampai di Puncak Widosari. Dan selama dalam perjalanan anda harus berhati-hati, karena sisi kanan dan kiri jalan merupakan jurang yang cukup membahayakan.

3. Kalibiru

Wisata yang satu ini berada di Perbukitan Menoreh, Kabupaten Kulon Progo Jogjakarta. Tempat ini menjadi destinasi favorit bagi banyak orang. Hal ini dikarenakan, selain pemandangannya yang indah juga terdapat berbagai wahana outbond. Dari ketinggian kalibiru anda dapat menikmati sejuknya udara dan keindahan Waduk Sermo ditengah hamparan hijaunya pepohonan. Selain itu, bagi anda yang memiliki hobi fotografi, jangan khawatir karena disini terdapat banyak sekali spot foto. Dari ketinggian anda dapat berfoto dengan background indahnya waduk sermo dan hijaunya pemandangan sekitar. Dan lebih eksotis lagi, jika cuaca cerah anda dapat melihat debur ombak Pantai Selatan dari kejauhan.

4. Kebun Buah Mangunan

Tempat wisata yang satu ini tidak pernah sepi pengunjung. Kebun Buah Mangunan yang terletak di Dlingo, Bantul Jogjakarta ini memiliki beberapa keunikan. Diantaranya: dari ketinggian Kebun Buah Mangunan anda dapat menikmati keindahan Pantai Parangtritis dan pemandangan Kota Bantul. Selain itu, disini anda juga bisa mempelajari tumbuh-tumbuhan secara langsung. Disini anda juga bisa melihat dan belajar tentang proses pembibitan sapi. Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 – 18.00 WIB. Dan bagi anda yang ingin berkunjung dengan suasana yang berbeda, ada baiknya anda berkunjung pukul 17.00. Karena sekitar pukul 17.00 anda dapat menikmati sunset dari ketinggian Kota Bantul ini. Selain dapat menikmati pemandangan yang indah, disini juga terdapat berbagai wahana outbond dan dapat pula digunakan untuk tempat berkemah.

5. Bukit Pengilon

Dan yang terakhir, wisata gunung paling terkenal di Jogjakarta adalah Bukit Pengilon. Bukit ini terletak di Dusun Ngelo, Girisubo, Gunungkidul Jogjakarta. Dari ketinggian Bukit Pengilon ini anda dapat menikmati deretan pantai yang ada di Gunungkidul. Pantai tersebut antara lain: Pantai Wediombo dan Pantai Watu Lumbung. Selain itu, anda juga dapat menikmati luasnya lautan lepas dengan deburan ombaknya yang deras. Dan Bukit Pengilon sendiri adalah bukit yang didominasi oleh hamparan rumput hijau yang memperindah pemandangan sekitar. Beberapa tempat duduk dan spot foto juga tersedia untuk anda dapat mengabadikan kunjungan anda. Selain itu, banyak pengunjung yang ingin berlama-lama menikmati Bukit Pengilon ini dengan cara berkemah. Dengan berkemah di Bukit Pengilon, anda dapat menikmati sunrise dan sunset yang begitu indahnya.

Demikianlah informasi tentang wisata gunung paling terkenal di Jogjakarta. Semoga bermanfaat dan selamat berlibur.

Ingin Oleh-Oleh Khas Jogja? Inilah 5 Bakpia Paling Terkenal Di Jogjakarta



Setelah menjelajahi kota Jogja, tak lengkap rasanya jika kita tidak membawa oleh-oleh khas Jogja. Yaitu Bakpia Jogja. Kue pia berbentuk bulat pipih ini ternyata sudah dikenal sejak tahun 1930-an. Dimana menurut sejarah, kue bakpia ini merupakan makanan hasil akulturasi kebudayaan tionghoa dan Jawa. Pada awalnya, bakpia hanya diproduksi dengan isi kacang hijau saja.

Namun, para pengrajin bakpia mulai menemukan inovasi baru.  Yaitu memproduksi bakpia dengan beragam isi dan varian rasa. Tak hanya itu, Bakpia juga memiliki berbagai jenis seperti bakpia kering, basah, isian premium dan modern. Di kota Jogja, ada banyak sekali produk Bakpia dengan berbagai Rasa. Namun, ada 5 bakpia paling terkenal di Jogjakarta yang juga paling diminati oleh wisatawan. Baik mulai dari kelezatan, tekstur, dan pilihan rasa yang lebih unggul dari yang lain.



Ketatnya persaingan produk bakpia di Jogjakarta memang tidak diragukan lagi. Tapi, yang pasti kita harus bisa memilih mana bakpia yang sudah terkenal dan sedang hits di kalangan wisatawan. Karena berarti bakpia tersebut sudah tidak diragukan lagi kualitas dan kelezatannya. Oleh karena itulah, sangat penting kita mencari referensi seputar 5 bakpia yang paling terkenal di Jogjakarta. Berikut penjelasannya :

1. Bakpia Kurnia Sari

Bakpia Kurnia Sari merupakan bakpia yang tergolong dalam 5 bakpia paling terkenal di Jogjakarta. Walaupun masih dibilang baru, tapi bakpia yang satu ini mampu bersaing bahkan berhasil menguasai pasar. Kualitas dan kelezatannya memang menjadi keunggulan utama. Namun, ada kelebihan lain yang tidak dimiliki oleh bakpia pada umumnya. Yaitu dari tekstur yang berbeda dan rasa yang bervariasi. Tapi, dari sekian banyak rasa yang ditawarkan, rasa keju adalah rasa yang paling favorit. Dan satu lagi, bakpia kurnia sari tidak mengandung bahan pengawet. Sehingga bisa bertahan lebih lama.

2. Bakpia Patuk 75

Salah satu bakpia di Jogja yang dikatakan paling legendaris ialah bakpia patuk 75. Bakpia yang satu ini sudah ada sejak tahun 1948 oleh Yungyen. Yang membuat bakpia ini banyak dicari oleh wisatawan adalah dari rasa tradisional yang tidak pernah berubah hingga sekarang. Selain itu, Bakpia patuk 75 juga mampu bertahan lama hingga 2 minggu untuk bakpia basah. Dan 1 minggu untuk bakpia kering. Tidak hanya memiliki mempertahankan rasa tradisional, Bakpia ini juga mulai berinovasi. Yaitu dengan menciptakan berbagai rasa baru seperti cokelat, cappucino, buah dan lainnya. Bakpia Patuk 75 juga telah terjamin kehalalannya dengan sertifikat MUI.

3. Bakpia Merlino

Bakpia Merlino hampir sama dengan Bakpia Kurnia Sari. Yakni sebagai pendatang baru tapi sudah masuk dalam 5 bakpia paling terkenal di Jogjakarta. Ukuran Bakpia ini lebih kecil dari bakpia pada umumnya. Dan memiliki tekstur yang lebih lembut. Tak hanya itu, Bakpia Merlino juga menawarkan berbagai varian isi yang meliputi ubi ungu, cokelat, susu, durian dan lainnya. Adapun untuk rasa, Bakpia Merlino memiliki dua rasa favorit yaitu cappucino dan green tea. Jika kita berminat, kita bisa datang langsung ke lokasi yang berada di pusat kota. Tepatnya 2,1 km dari Malioboro.

4. Bakpia Pathok 25

Bakpia pathok 25 merupakan pelopor bisnis bakpia patuk 75. Pada mulanya bakpia ini merupakan bisnis keluarga Bapak Arlen Sanjaya yang berkembang hingga sekarang. Uniknya, saat kita berkunjung ke lokasi Bakpia Pathok 25, selain membeli bakpia kita juga bisa melihat langsung cara pembuatannya. Prosesnya menggunakan metode tradisional yang masih sangat sederhana. Meskipun demikian, bakpia ini juga menghadirkan beragam rasa yang meliputi nanas, kacang hijau, keju dan rasa lainnya. Kita bisa datang ke lokasi pusatnya yang berada di dekat Malioboro. Tepatnya di Jalan AIP II KS Tubun NG I/504.

5. Bakpia Citra Premium

Bakpia yang satu ini berbeda dengan bakpia yang lain dalam segi penyajiannya. Kita bisa mendapatkan berbagai bakpia aneka rasa dalam satu kotak. Harganya pun sangat terjangkau. Yakni kisaran 45.000 rupiah saja. Tak hanya itu, bakpia citra premium juga memiliki ukuran yang jauh lebih besar. Sehingga sangat sesuai dengan namanya yaitu bakpia premium. Jika kita berminat, kita bisa langsung datang ke lokasi yang berada di Jalan Mataram dekat Malioboro.

Menyusuri Indahnya Destinasi Wisata Sejarah Paling Terkenal di Jogjakarta

Jogjakarta merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki nilai budaya dan historis yang sangat kaya. Peradaban maju di sana juga telah dimulai ribuan tahun lalu melalui beberapa kerajaan yang pernah bertahta di wilayah Jogjakarta. Oleh karena itu, tak mengherankan lagi bahwa peninggalan-peninggalan sejarah yang sangat indah banyak ditemukan di Jogjakarta. Selain menjadi tempat rekreasi, peninggalan sejarah tersebut juga dapat digunakan sebagai wahana edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat, baik anak usia sekolah, mahasiswa, maupun orang dewasa. Sebenarnya Jogjakarta memiliki ratusan destinasi wisata sejarah. Dan berikut ini adalah beberapa destinasi wisata sejarah paling terkenal di Jogjakarta.


1. Candi Prambanan

Candi Prambanan merupakan candi Hindu tercantik di dunia. Obyek wisata candi tersebut dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Rakai Balitung.  candi yang dihiasi relief indah ini menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan alam semesta. Relief tersebut secara umum mengisahkan cerita Ramayana. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suguhan Sendratari Ramayana yang diselenggarakan hampir setiap hari.

2. Candi Plaosan

Candi Plaosan merupakan  salah satu candi Budha yang terletak di kawasan Prambanan. Obyek wisata candi tersebut terbagi menjadi 2, yaitu Plaosan Lor dan Plaosan Kidul. Candi Plaosan Lor menggambarkan seorang wanita. Sedangkan Candi Plaosan Kidul menggambarkan seorang laki-laki. Di kawasan candi ini juga masih terdapat tempat persembahyangan agama Buddha yang masih digunakan hingga saat ini. Tempat persembahyangan tersebut ialah sebuah altar dan Pohon Bodhi.

3. Candi Sewu

Obyek wisata Candi Sewu ialah candi Buddha terbesar kedua di Indonesia setelah Candi Prambanan. Candi ini masih terletak di kawasan Prambanan yang membentang antara Gunung Merapi hingga Pegunungan Sewu. Candi ini memiliki sebuah candi utama, 8 candi pengapit, dan ratusan candi pewarta. Di sini pengunjung juga dapat menikmati film pendek yang berisi informasi mengenai kawasan Prambanan yang sering dijuluki "Lembah Para Dewa" ini.

4. Keraton Ratu Boko

Destinasi wisata sejarah paling terkenal di Jogjakarta yang tak kalah indah adalah Keraton Ratu Boko atau sering disebut Candi Ratu Boko. Sebenarnya peninggalan sejarah tersebut berupa candi seperti candi-candi pada umumnya. Namun demikian, pembagian wilayah bangunan candi yang luas menyerupai susunan sebuah keraton yang telah ditinggalkan. Selain itu, di kawasan ini pengunjung juga dapat menikmati nuansa matahari terbenam (sunset) yang sangat menawan. Ditambah lagi dengan pemandangan pegunungan yang sangat asri menambah kemegahan Keraton Ratu Boko ini.

5. Candi Sambisari

Candi Sambisari merupakan salah satu situs wisata sejarah paling unik di Jogjakarta. Bila pada umumnya bangunan Candi berada di tanah lapang yang luas atau di puncak bukit. Candi Sambisari justru ditemukan tertimbun tanah. Hingga saat ini masih bisa dilihat pula bekas-bekas penggalian dan rekonstruksi candi tersebut. Candi yang dikelilingi dinding dengan ukuran sekitar 50 m x 48 m ini memiliki sebuah candi induk yang berdiri megah di tengah cekungan bekas penggalian. Selain itu, pengunjung juga dapat mengunjungi pusat informasi Candi Sambisari. Di sana pengunjung dapat mengetahui lebih detail mengenai konstruksi candi, proses penggalian, relief-relief candi, serta proses rekonstruksi candi setelah ditemukan.

6. Candi Ijo

Belum keluar dari kawasan Candi Prambanan, Candi Ijo merupakan salah satu candi yang terletak di atas bukit. Mungkin bagi sebagian orang menafsirkan candi tersebut sebagian besar berwarna hijau. Namun, hal tersebut tidaklah benar. Nama Candi Ijo berasal dari nama bukit tempat candi tersebut berdiri yaitu Bukit Gumuk Ijo. Candi tersebut dihiasi dengan relief mulut raksasa yang berbadan naga. Selain itu, kondisi geografis di sekitar Candi Ijo yang merupakan pegunungan membuat pemandangan di kawasan tersebut sangat direkomendasikan untuk dikunjungi.

Dari uraian di atas, sudah tidak diragukan lagi bahwa wisata sejarah di Jogjakarta sangat indah dan menarik untuk dikunjungi. Berbagai objek tersebut juga memiliki keistimewaan tersendiri. Di sana pengunjung tidak hanya bisa berekreasi, namun juga bisa sebagai wahana belajar yang menyenangkan bagi semua kalangan. Keistimewaan-keistimewaan itulah yang membuat destinasi wisata sejarah tersebut menjadi destinasi wisata sejarah paling terkenal di Jogjakarta.

5 Tempat Nongkrong Paling Favorit Di Jogjakarta Yang Pas Untuk Anak Muda

Untuk dapat menghabiskan malam di Jogja bukan suatu hal yang sulit, karena kini banyak tempat yang buka 24 jam. Selain digunakan untuk nongkrong dan bersantai menikmati malam Jogja, kini tempat nongkrong juga dapat digunakan untuk mengerjakan tugas. Sehingga selain nongkrong bersama teman tugas anda juga dapat selesai. Kini banyak sekali tempat nongkrong yang tersedia di Jogja, mulai dari kafe, kedai maupun tempat nongkrong outdoor. Tempat nongkrong tersebut tidak hanya menyediakan tempat saja, namun juga menyediakan kudapan dan juga tersedia fasilitas pendukung lainnya. Dan bagi anda yang masih bingung mencari tempat nongkrong paling favorit di Jogja, jangan khawatir. Inilah informasi daftar 5 tempat nongkrong paling favorit di Jogjakarta yang dapat anda kunjungi. Daftar 5 tempat nongkrong paling favorit di Jogjakarta tersebut antara lain sebagai berikut.


1. Taman Pelangi

Obyek wisata Taman Pelangi Jogjakarta ini mulai beroperasi sejak 17 Desember tahun 2011 dan berlokasi di Monumen Jogja Kembali. Taman Pelangi ini buka setiap hari yaitu Hari Senin – Kamis buka mulai pukul 17.00 hingga 22.00. Sedangkan Hari Jum’at-Minggu buka mulai pukul 17.00 hingga 23.00. Untuk dapat mengunjungi taman ini anda dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 10.00 di Hari Senin-Kamis. Dan untuk Hari Jum’at-Minggu dan tanggal merah tiket masuknya sebesar Rp 15.000. Taman Pelangi ini sangat cocok untuk tempat nongkrong bersama teman, keluarga maupun pasangan. Disana anda akan disuguhi dengan pemandangan berbagai macam lampion dengan kerlap kerlip lampu yang berwarna warni. Warna warni lampu ini menambah kesan romantis bagi anda yang akan menghabiskan malam bersama pasangan. Selain itu disana juga terdapat berbagai macam wahana permainan dan stand makanan yang dapat anda nikmati sambil menyaksikan konser musik.

2. Bukit Bintang

Bagi anak muda yang hobi nongkrong hanya untuk sekedar menghabiskan malam, Bukit Bintang adalah tempat yang tepat. Dari Bukit Bintang anda dapat melihat keindahan Jogjakarta di malam hari. Keindahan kota itu terlihat dari gemerlap lampu Kota Jogjakarta. Selain menikmati Kota Jogjakarta dari ketinggian anda juga dapat menikmati berbagai kuliner yang tersedia. Anda bersama pasangan juga dapat mengunjungi kafe yang berada di pinggir tebing. Kafe ini terbilang romantis, karena selain letaknya di pinggir tebing anda juga dapat dengan langsung menikmati gemerlap lampu dari ketinggian. Selain tempat nongkrong malam hari, dari Bukit Bintang anda juga dapat menikmati sunrise dan sunset di pagi dan sore hari. Sunrise di pagi hari akan terasa indah ditambah dengan kabut yang menyelimuti kawasan ini. Sunset kotapun juga dapat anda nikmati keindahannya dari ketinggian Bukit Bintang ini.

3. Tempo Gelato

Tempo Gelato merupakan sebuah kafe yang terletak di Jalan Prawirotaman No. 43 Jogjakarta. Tempat ini adalah tempat nongkrong yang hits dikalangan anak muda. Tempat yang menarik dan arsitektur bangunan yang bergaya industrian membuat anak muda ramai-ramai berdatangan. Namun, di kafe ini hanya menyajikan gelato yang merupakan ice cream tradisional khas itali. Tapi jangan khawatir karena gelato ini tersedia dengan berbagai varian rasa, seperti: nutella, green tea, coklat dan masih banyak lagi. Harganya pun sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Selain dapat menikmati berbagai varian gelato, pengunjung juga dapat berfoto dengan berbagai macam spot foto yang tersedia.

4. Kalimilk

Daftar 5 tempat nongkrong paling favorit di Jogjakarta selanjutnya adalah Kalimilk. Kalimilk ini merupakan sebuah kedai yang menyediakan susu sapi murni. Selain susu sapi murni, ada juga aneka susu lainnya dengan varian rasa yang berbeda. Varian rasa tersebut adalah rasa coklat, stroberi, vanilla, green tea dan masih banyak lagi. Tempat ini menjadi pilihan untuk tempat nongkrong di siang hari. Kini Kalimilk ini tersedia di 4 cabang di Jogja. Cabang tersebut antara lain di Kaliurang, Seturan, Jalan Dr. Rajiman dan di Jalan Solo.

5. Luxury Jogjakarta

Internet kafe yang satu ini tentu sangat familiar dikalangan mahasiswa di Jogja. Kafe yang berada di Jalan Kaliurang ini merupakan tempat nongkrong yang buka 24 jam dan selalu ramai. Selain dapat nongkrong dan bersendagurau bersama sahabat, anda juga dapat memanfaatkan fasilitas internet yang tersedia untuk mengerjakan tugas. Selain itu, disini juga tersedia berbagai macam kudapan dengan harga yang terjangkau.

Demikianlah informasi 5 tempat nongkrong paling favorit di Jogjakarta yang dapat penulis sampaikan. Semoga bermanfaat untuk anda dan selamat menikmati Kota Jogjakarta bersama sahabat.

Daftar 5 Wisata Baru Di Jogjakarta Yang Menawarkan Berbagai Pesona

Daerah Istimewa Yogyakarta memang menawarkan sejumlah keunikan dan keindahan yang khas. Baik itu makanan, kesenian, maupun tempat wisata. Jika membicarakan tempat wisata di daerah Jogja memang seakan tak akan habis. Disediakan wisata baik alam maupun buatan disana. Mengapa di sebut wisata di Jogja tidak akan pernah habis? Hal ini dikarenakan adanya pembaruan dan pembangunan tempat tempat wisata di Daerah Istimewa Jogjakarta. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai 5 wisata baru di Jogjakarta.



Telah dilakukan beberapa pembaharuan wisata di Jogjakarta. Yang tentunya, akan menghadirkan spot atau tempat wisata yang tidak kalah menarik dari yang lainnya. Dan juga tidak membutuhkan biaya yang sangat mahal untuk mengunjunginya. Inilah daftar 5 wisata baru di Jogjakarta. 

1. Kebun Buah Mangunan

Berlokasikan di Mangunan, Dlingo, Kabupaten Bantul, Jogjakarta. Merupakan salah satu wisata baru di Jogjakarta. Kebun Buah Mangunan sering disebut dengan istilah Negeri diatas Awan. Hal ini dikarenakan tempat wisata ini berlokasikan di kebun buah gardu yang tingginya 200 mdpl. Jika wisatawan pergi kesana, akan disajikan keindahan gumpalan awan yang seakan menyelimuti Pegunungan sewu di area Kebun Buah Mangunan ini. Selain sebagai media refreshing, disini juga dapat dikatakan sebagai media edukasi. Wisatawan dapat mempelajari berbagai macam tumbuhan. Menurut pihak terkait, disana terdiri dari 950 pohon mangga, 1500 pohon durian, 220 pohon jeruk, 300 pohon jambu air. Dan 200 pohon buah lainnya yang bermacam macam.

Selain tanaman, hewan juga terdapat di Kebun Buah Mangunan ini. Biasanya para pihak sekolah yang berkunjung melihat proses pembibitan sapi sebagai media pembelajaran dan penelitian. Terdapat juga hewan rusa yang menambah keindahan alamiah di wisata ini. Tidak jarang fotografer datang untuk melakukan pemotretan di Kebun Buah Mangunan. Fasilitas pun banyak disediakan. Antara lain Ruang pertemuan, kolam renang anak-anak, penginapan, jembatan goyang, outbound, dan lain lain.

2. Pantai Slili

Seperti pantai yang lainnya, Slili di dominasi oleh batu karang. Sehingga masyarakat disana menyebutnya dengan Pantai Watu Lawang yang dapat diartikan sebagai pintu batu. Berlokasi di Jl. Pantai Krakal, Kabupaten Gunung Kidul, Jogjakarta.Merupakan pantai pasir putih yang letaknya sejajar dengan Gunung Kidul. Dan berdekatan dengan pantai Sadranan yang dikenal dengan sebagai pantai yang terkenal akan snorklingnya. Wisatawan tidak perlu khawatir karena,fasilitas di Pantai Slili sudah dilengkapi. Salah satunya yaitu disediakan tempat untuk bersantai dan beristirahat. Selain itu, disekitar pantai terdapat banyak warung yang dapat memudahkan wisatawan untuk makan siang atau yang lainnya. Untuk masuk ke wisata ini sangatlah murah. Yaitu hanya dengan Rp. 10.000 saja kita sudah bisa menikmati indahnya Pantai Slili.

3. Air Terjun Setawing

Merupakan salah satu dari 5 wisata baru di Jogjakarta. Berlokasi di pegunungan Menoreh desa Jatimulyo, Kabupaten Kulon, Progo, DIY. Banyak wisatawan yang menyebut jika Air Terjun Setawing adalah surga tersembunyi di pegunungan Menoreh. Menyajikan keindahan alam yang begitu asri. Dengan nuansa pedesaan karena sekitarnya terdapat lahan pertanian dan hutan hutan kecil yang sangat indah.

4. De Mata Trick Eye Museum

Museum 3D yang dibangun baru baru ini di Jogjakarta. Dan juga disebut sebagai museum 3D pertama di Indonesia. De Mata Trick Eye Museum dibuka pada pukul 10 pagi hingga 10 malam. Dengan harga tiket mulai Rp. 60.000 sampai Rp. 100.000. Di dalam museum ini terdapat sekitar 120 gambar tiga dimensi. Banyak wisatawan yang mengantri untuk berfoto di gambar atau lukisan besar yang sangat unik itu. Selain itu, disediakan wifi untuk para pengunjung dengan tujuan agar mempermudah pengunjung dalam mengupload fotonya. Hal ini juga digunakan sebagai media promosi.

5. Sindu Kusuma Edupark

Diresmikan pertama kali pada tanggal 20 Desember 2014. Meski tergolong wisata yang sangat baru di Jogjakarta, Sindu Kusuma Edupark memiliki sejarah kunjungan sekitar 1700 pengunjung di setiap tahunnya. Harga tiket masuk awal yaitu Rp. 15.000. Akan tetapi, jika ingin menaiki wahana yang terdapat disana harus dikenai tarif lagi. Untuk tarif wahana sekitar Rp. 10.000 – Rp. 50.000. Adapun wahana tersebut antara lain Cinema 8D, kursi Mabur, Cakra Manggilan dan lain lain. Inilah sebabnya Sindu Kusuma Edupark menjadi salah satu wisata baru dari 5 wisata baru di Jogjakarta.

Inilah Daftar 5 Kuliner Kuno Yang Paling Diburu Di Jogjakarta

Jogjakarta, siapa yang tak kenal dengan kota ini. Kota seribu wisata yang bertebaran di mana-mana. Selain kota yang terkenal dengan wisatanya, Jogjakarta juga terkenal dengan kota kulinernya. Terutama gudeg jogja yang senantiasa di cari-cari oleh setiap pengunjung yang mengunjungi kota tersebut. Namun perlu kamu tahu, bahwa bukan hanya gudeg jogja saja yang paling di buru-buru oleh para wisatawan. Terdapat juga 5 kuliner kuno yang paling diburu di Jogjakarta. Rasanya tak lengkap jika kamu berkunjung ke Jogjakarta tanpa mencicipi 5 makanan kuno tersebut.



Banyak sekali macam-macam kuliner khas Jogjakarta. Dari mulai cemilan, sampai makanan berat tersedia  di kota gudeg ini. Namun ada beberapa macam makanan saja yang paling di cari oleh para wisatawan yang pernah singgah di  Jogjakarta. Entah itu di bawa pulang untuk oleh-oleh atau hanya sekedar di santap di tempat sebagai pengganjal perut. Berikut daftar 5 kuliner kuno yang paling diburu di Jogjakarta.

1. Gudeg Jogja

Makanan yang satu ini sudah tak asing lagi di telinga manca negara. Wisatawan yang datang ke jogja pasti senantiasa mencari kuliner kuno yang satu ini.  Gudeg jogja yang sudah mendunia dengan cita rasa indonesianya. Jika kamu mau berlibur atau sedang ingin pergi melancong ke jogja, jangan lupa mencicipi gudeg jogja. Penjual gudeg memanglah banyak tersebar seantero kota jogja. Namun ada satu tempat penjual gudeg jogja yang terkenal dengan rasa enaknya dan porsinya yang sangat banyak. Yakni gudegnya yu djum masalah harga, kamu jangan khawatir gudeg yu djum ini tidak merogoh kocek yang terlalu dalam. Gudeg Jogja menduduki posisi teratas 5 kuliner kuno yang paling diburu di Jogjakarta.

2. Mie Lethek Mbah Mendes

Mungkin kamu penasaran dengan mie yang satu ini. Mie lethek terdiri dari dua kata yakni mie dan lethek atau letek. Lethek atau letek sendiri berarti kotor. Namun bukan mienya yang kotor melainkan warnanya yang hitam pekat menggambarkan mie tersebut terlihat kotor. Varian rasa dari mie ini sangat beragam. Ada yang di rebus, goreng, maupun di campur dengan nasi goreng. Olahan makanan ini kaya akan rempah-rempah sepertibawang putih, kemiri, merica, dan garam. Mie ini semakin lezat jika di tambah dengan suwir daging ayam jago kampung. Kamu bisa menikmati mie lethek ini di warung mie lethek Mbah Mendes di Jalan Margo Utomo no. 22, Gowongan, Jetis. Warung Mbah Mendes ini cukup populer di Jogjakarta.

3. Bakmie Mbah Mo

Salah satu dari 5 kuliner kuno yang paling diburu di Jogjakarta adalah bakmie Mbah Mo. Jika kamu pencinta bakmie, tak ada salahnya mencoba bakmie yang terkenal di Jogjakarta yakni bakmie Mbah Mo. Bakmie ini merupakan bakmie jawa yang merupakan makanan khas di Jawa Tengah dan Jogja. Bakmie ini di masak dengan  sederhana di atas anglo dengan bumbu rempah-rempah yang kuat yang di sajikan bersama suwiran daging ayam kampung serta telur. Jika kamu penasaran dengan bakmie ini kamu bisa mengunjungi bakmie Mbah Mo di desa Code, Trirenggo, Bantul.

4. Ingkung Mbah Kentol

Ingkung Mbah Kentol ini merupakan makanan berupa ayam kampung utuh yang diikat dan dimasukkan ke dalam anyaman bambu, setelah itu kemudian di masak dengan bumbu rempah-rempah yang khas. Katanya, cara memasak seperti ini mengandung filosofi tersendiri, yakni memupuk rasa persatuan dan saling membantu antar warga satu sama lain.

5. Sego Abang Lombok Ijo Mbah Widji

Daftar 5 kuliner kuno yang paling diburu di Jogjakarta yang terakhir adalah Sego Abang Lombok Ijo Mbah Widji. Makanan ini cocok untuk kamu yang sedang menjalankan program diet. Karena sego abang atau nasi merah ini sangat cocok untuk kamu yang menjalankan program diet. Sego abang ini di sajikan dengan beragam menu yang menggiurkan lidah. Ada ayam goreng, empal sapi, tahu dan tempe bacem, sayur pepaya, serta sambal lombok ijo. Jadi kamu yang sedang menjalankan program diet tak usah khawatir mengisi perutmu. Program diet tetap jalan perut pun kenyang dengan makanan yang bergizi. Tak usah lagi takut gendut ataupun mengganggu program dietmu.

5 Pantai Yang Paling Disukai Di Jogjakarta, No. 5 Wajib Anda Kunjungi!!

Selain terkenal dengan Kota Gudeg, Pelajar dan Kota Budaya, Jogjakarta juga kota yang memiliki banyak tempat wisata. Salah satu tempat wisata yang paling disukai di Jogjakarta adalah wisata pantai. Wisata pantai di Jogjakarta ini merupakan wisata favorit bagi semua kalangan. Hal ini dikarenakan di pantai anda dapat bermain air, melepas penat dengan suasana berbeda, atau dapat berfoto bersama kerabat. Dan bagi anda yang menyukai kuliner, anda juga dapat menikmati kuliner seafood di pinggir pantai. Dan tidak usah bingung dalam memilih wisata pantai yang ada di Jogjakarta. Berikut ini adalah 5 pantai yang paling disukai di Jogjakarta.


1. Pantai Sedahan

Lokasi pantai Sedahan terletak di Desa Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Jogjakarta. Pantai yang masih alami ini nampak indah dengan pemandangan pasir putihnya. Selain belum ada pembangunan kawasan wisata pantai ini sering digunakan sebagai alternatif tempat untuk berkemah. Selama dalam perjalanan menuju pantai sedahan ini anda akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah. Pemandangan tersebut antara lain : perbukitan tepi pantai, sumber mata air tawar , goa serta bebatuan kapur. Selain dari pasir putih dan airnya yang jernih, keindahan pantai ini juga terletak pada tebing yang ada disisi pantai. Tebing ini terlihat menjorok ke tengah laut sehingga terlihat seperti mengapit pantai tersebut. Selain itu, anda juga dapat menaiki tebing tersebut melalui jalan setapak yang tersedia. Dan pada waktu tertentu anda akan melihat secara langsung para petani yang sedang memanen rumput laut. Dengan berbagai keindahan tersebut layaklah bila obyek wisata ini dimasukkan dalam salah satu daftar 5 pantai yang paling disukai di Jogjakarta.

2. Pantai Wediombo

Pantai ini terletak di Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Jogjakarta. Untuk dapat berlibur di pantai ini anda cukup menyediakan Rp 10.000 untuk tiket masuk. Pantai Wediombo ini termasuk salah satu pantai baru yang ada di Jogjakarta. Bagi anda yang memiliki hobi memancing, maka Pantai Wediombo adalah destinasi yang tepat untuk anda kunjungi. Selain merupakan tempat memancing yang tepat, Pantai Wediombo juga memiliki pemandangan alam yang indah, sehingga banyak pengunjung yang berdatangan. Selain itu, diujung pantai ini juga terdapat kolam renang alami yang dapat anda gunakan untuk berenang dengan aman. Karena tempat renang ini tidak terkena arus ombak secara langsung.

3. Pantai Watu Kodok

Pantai Watu Kodok  berlokasi di Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul Jogjakarta. Nama Watu Kodok ini berasal dari bongkahan karang besar yang ada di pantai ini dan karang tersebut berbentuk kodok. Pantai Watu Kodok ini masih begitu asri dan alami, pasir putih dan rimbunan tumbuhan menambah keindahan pantai ini. Bagi anda yang berkunjung ke pantai ini jangan takut kepanasan, karena di sana terdapat gazebo yang dapat digunakan untuk istirahat.

4. Pantai Drini

Nomor 4 dari 5 pantai yang paling disukai di Jogjakarta adalah Pantai Drini. Pantai Drini juga terletak di Gunungkidul Jogjakarta, tepatnya yaitu di Tepus, Gunungkidul, Jogjakarta. Keunikan yang terdapat di pantai ini adalah adanya sebuah pulau di tengah-tengah dengan jalan yang memisahkannya dari pantai. Hal ini membuat pemandangan pantai drini menjadi semakin indah. Selain sebagai tempat wisata, Pantai Drini juga merupakan kampung nelayan. Hal ini dikarenakan ombak yang ada di pantai ini sangat mendukung untuk nelayan berangkat dan pulang melaut. Di pantai ini juga terdapat gazebo yang dapat anda gunakan untuk beristirahat setelah lelah menyusuri pantai.

5. Pantai Timang

Obyek wisata pantai yang memiliki pemandangan yang eksotis ini berada di kawasan Gunungkidul Jogjakarta. Pantai dengan Pulau Timang yang berada terpisah dengan pantai ini memiliki jalan yang cukup terjal. Untuk dapat memasuki Pantai Timang anda harus melewati jalanan naik turun dengan tekstur pecahan karang yang tajam dan lancip. Pulau Timang yang ada di pantai ini adalah pulau dengan bongkahan batu karang yang tajam dan tebing yang sangat curam. Untuk dapat menyebrang ke Pulau Timang, anda dapat menggunakan kereta gantung yang terbuat dari kayu yang telah dirangkai sedemikian rupa. Dan jangan khawatir karena kereta gantung ini sangat kuat sehingga dapat menopang penumpang. Selain itu, kereta gantung ini dijalankan oleh beberapa orang agar dapat bergerak menuju Pulau Timang.

Demikianlah informasi tentang 5 pantai yang paling disukai di Jogjakarta. Semoga dapat memberikan kemudahan bagi anda dalam menentukan destinasi liburan anda. Semoga bermanfaat dana  selamat berlibur.

5 Wisata Pantai Tersembunyi Di Jogjakarta Yang Tidak Boleh Dilewatkan

Kota Yogyakarta adalah kota yang tak pernah ada habisnya untuk menyuguhkan panorama alam yang memesona. Tak heran jika kota wisata menjadi julukan kita gudeg ini. Banyak sekali objek wisata yang membuat kita selalu penasaran ingin mengeksplorenya. Tak hanya wisata buatan kreasi warga Jogja saja, tetapi  wisata alam juga tak terhitung banyaknya. Salah satunya adalah pantai. Banyak sekali pantai yang sudah sangat terkenal dan menarik ribuan wisatawan untuk berkunjung. Tapi, tahukah kita bahwa masih banyak juga wisata pantai tersembunyi di Jogjakarta. Keindahannya tak kalah eksotis dengan pantai pantai yang sudah terkenal. Hanya saja karena letaknya yang sulit dijangkau dan di daerah pedalaman, membuat pantai pantai ini tak banyak dikenal orang. Masalah utama bisa jadi dari aksesnya yang menguji adrenalin. Tapi, untuk sebagian orang yang suka tantangan, justru ini menjadi sesuatu menarik. Namun, tenang saja jerih payah kita akan terbayar setelah sampai di pantai tersebut.



Di Jogja, banyak sekali wisata pantai yang rutin dikunjungi para wisatawan. Namun, ternyata masih ada beberapa pantai di Jogja yang tidak banyak dikenal orang. Padahal panorama alamnya sangat memesona dan membuat kita ketagihan untuk kembali berkunjung ke sana. Belum lagi pemandangan sepanjang rute menuju ke pantai ini juga tak kalah cantik. Berikut beberapa wisata pantai tersembunyi di Jogjakarta yang tak boleh dilewatkan :

1. Pantai Nglambor

Salah satu wisata pantai tersembunyi di  Jogjakarta yang sayang sekali jika dilewatkan adalah Pantai Nglambor. Mungkin nama pantai yang satu ini terdengar asing. Tapi, jangan pernah ragukan keindahan bawah laut dari pantai ini. Pantai yang terletak di Kabupaten Gunung kidul ini berhadapan langsung dengan Samudra Hindia. Dan menjadi pantai yang sangat tepat untuk kita pecinta snorkeling. Karena Panorama alam bawah lautnya yang tepat menjadi dokumentasi foto underwater kita. Belum lagi, keindahan terumbu karang dan ikan ikan yang seolah kita berada di akuarium raksasa.

2. Pantai Wedi Ombo

Wedi Ombo ialah salah satu pantai tersembunyi Jogja yang tak kalah menarik. Pantai Wedi Ombo menyuguhkan sebuah spot keren yang tidak pernah ada di pantai lain. Yaitu Sebuah laguna yang dikelilingi oleh batu karang dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Laguna ini sangat pas untuk kita yang ingin berenang tanpa gangguan ombak laut. Tak hanya itu, Kita juga bisa menyaksikan panorama sunrise dan sunset yang sangat spektakuler. Tentu saja kita tidak boleh sampai lupa untuk mengabadikan moment indah ini.

3. Pantai Gesing

Pantai yang satu ini merupakan pantai yang sangat pas untuk dijadikan spot foto yang unik dan instagramable. Walaupun Pantai Gesing merupakan kampung nelayan, tapi pantai ini tak boleh diremehkan pemandangannya. Pantai Gesing menyuguhkan sebuah panorama alam yang sangat luar biasa cantik. Mulai dari lautnya yang memiliki perpaduan warna hijau dan biru muda yang eksotis, sampai pada hamparan pasir putih yang memanjang mengikuti garis pantai. Tak hanya itu, kita juga akan menjumpai deretan kapal-kapal yang berbaris rapi dan memanjang di pesisir pantai. Tentu ini bisa menjadi background foto yang sangat menarik.

4. Pantai Jogan

Wisata Pantai tersembunyi di Jogjakarta yang paling unik adalah pantai Jogan. Karena pantai ini tak hanya menyuguhkan panorama laut dan gulungan ombak yang indah. Akan tetapi,  juga memadukannya dengan air terjun yang mengalir langsung ke laut. Kita bisa menikmati segarnya guyuran air terjun dari atas tebing sembari berenang di laut. Belum lagi, panorama tebing-tebing tinggi  yang menyerupai pegunungan Kapur dan keindahan pantai yang sangat mempesona. Pastinya membuat kita betah dan ketagihan untuk kembali berkunjung ke sana. Dan jangan lupa untuk mengabadikan foto unik dengan background air terjun di atas laut. Tentu akan menjadi foto indah yang menghias album wisata kita.

5. Pantai Siung

Pantai tersembunyi yang tidak kalah unik lainnya adalah pantai Siung. Obyek wisata pantai yang satu ini sangat berbeda dengan pantai pada umumnya. Di Pantai Siung, kita akan disuguhkan dengan dua tawaran wisata sekaligus. Yaitu wisata pantai dan panjat tebing. Pantai ini sangat tepat untuk kita yang ingin mencoba sensasi mendaki. Tingkat kesulitannya pun berbeda-beda dari 250 jalur pemanjatan. Tak hanya itu, kita juga akan disuguhkan dengan pemandangan batu karang raksasa yang berada di bagian barat dan timur pantai.