7 Gudeg Jogjakarta yang Paling Terkenal

Berlibur ke Jogja tidak akan lengkap tanpa menikmati makanan gudeg khas asli kota ini. 7 gudeng Jogjakarta yang paling terkenal tidak boleh Anda lewatkan saat sedang bertandang ke kota ini.

Walaupun nama makanannya yang terdengar aneh, namun makanan ini adalah makanan yang wajib dicoba. Terutama berbagai jenis cara menyajikannya. Masing-masing penjual gudeg memiliki ciri khasn sendiri-sendiri sehingga membuat kota ini dijuluki juga dengan kota gudeg.

1. Gudeg Yu Djum



Gudeg ini disandingkan dengan panggilan sapaan akrabnya si pemilik warung. Gudeg yang satu ini mungkin yang tertua di kota jogja. Sebab resep yang dimiliki adalah resep turunan yang sudah 4 generasi. Jadi sejak jaman belAnda gudeg ini sudah ada. Sehingga namanya sudah sangat familiar di telinga warga jogja.

Selain Anda bisa menikmati Gudeg Yu Djum Yogyakarta di tempatnya, Anda juga bisa membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Gudeg ini disajikan secara kering sehingga terasa sangat gurih dan lezat. Anda bisa menemukan di beberapa tempat yaitu di jalan Kaliurang km 4,5 dan km 5, jalan Adi Sucipto, dan di Ring Road Utara.

Selain bisa menikmati gudeg yang yang gurih dan paling digemari ini, Anda juga dipersilakan untuk ikut andil dalam pembuatannya, atau hanya sekedar melihat proses pembuatannya. Sehingga Anda yang menjaga kebersihan bisa langsung membuktikan sendiri keheginisan gudeg yang satu ini.

Harganya juga sangat terjangkau. Untuk satu porsinya, gudeg ini dibandrol dengan harga 8 sampai 30 ribu. Dan untuk gudeg yang dibawa pulang dengan dibungkus besek, Anda bisa memboyongnya dengan harga 35 ribu. Sedangkan yang dibungkus dengan kendil Anda perlu merogoh kocek 90 sampai 180 ribu.

2. Gudeg Geneng Mbah Marto



Nama ini juga diambil dari pemilik warung. Gudeg Geneng berada di Dukuh Nengahan, Desa Panggung Harjo, Sewon, Bantul. Berbeda dengan Gudeg Yu Djum Jogja, Gudeg ini disajikan secara klasik dengan kuahnya yang tidak kental. Sehingga sangat cocok bagi Anda yang kurang menyukai santan berlebih.

Untuk sayurnya sendiri, gudeg ini menggunakan daun pepaya yang sudah diolah sedemikian rupa hingga rasa pahitnya sudah hilang ditambah dengan sambal tholonya yang dimasak pedas sangat menggoda selera siapa saja yang melihatnya.

Lauknya terdiri dari tahu, tempe, telur, rempelo ati dan mangut lele yang dimasak menggunakan bumbu besengek. Sehingga gudeg ini sering disebut juga dengan gudeg Mangut Lele. Disamping rasanya yang membuat ketagihan, gudeg ini juga penuh dengan vitamin dan enzim yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

3. Gudeg Kendil Bu Tjitro



Sesuai dengan namanya, gudeg ini juga sering dikenal dengan sebutan Gudeg Bu Tjitro. Gudeg Kendil Jogja ini juga disuguhkan dengan cara diberi sambal goreng krecek, tempe, telor dan kacang tholo. Sehingga Anda wajib mencicipi gudeg di tempat ini. Sebab walaupun semua bahannya hampir sama dengan gudeg lainnya, namun saos kering yang dimilikinya tidak akan Anda temui di tempat lain.

Hebatnya lagi, Gudeg Kendil Bu Tjitro ini mampu bertahan 2 hari 2 malam. Bahkan untuk gudeg yang dibungkus kaleng mampu bertahan hingga satu tahun padahal tidak diberi pengawet. Jika tidak percaya, Anda bisa membuktikannya sendiri dengan cara melihat proses pembuatan hingga pengemasannya.

4. Gudeg Mercon Bu Tinah



Nama gudeg ini juga disandingkan dengan nama pembuatnya, yaitu Ibu Ngatinah. Seperti namanya, gudeg yang satu ini sambalnya sangat pedas. Sehingga hal inilah yang membuat gudeg ini sangat digemari.

Selama ini orang mengenal pusat gudeg Jogja dengan rasanya yang manis. Tetapi Bu Tinah mencoba memberikan cita rasa baru bagi wisatawan yang tidak suka dengan masakan manis dengan cara menyajikan gudeg ini dengan rasanya yang super pedas. Sehingga bisa membuat ubun-ubun Anda meledak seperti mercon. Tetapi bukan berarti Anda tidak bisa menikmati gudeg yang manis. Di tempat ini juga masih menyajikan yang manis sesuai dengan selera lidah orang asli jogja.

Anda bisa mencoba menikmati gudeg ini yang rasanya manis, pedas dan gurih di sebelah barat Klenteng Poncowinatan. Gudeg ini buka mulai jam 11 malam sampai menjelang subuh. Walaupun begitu banyak orang yang mengantri untuk menikmati cita rasanya yang unik. Dan untuk satu porsinya Anda cukup merogoh kocek mulai dari 12 hingga 20 ribu rupiah.

5. Gudeg Pawon



Pusat Gudeg Jogja yang satu ini sangat unik karena disajikan di dapur. Sehingga dikenallah nama Gudeg Pawon. Mungkin bagi sebagian orang, makan di dapur bukanlah sesuatu yang istimewa. Tetapi berbeda dengan yang satu ini.

Karena bisa melihat sendiri bagaimana penjual meladeni banyaknya orang yang mengantri membuat Anda yang menyantap gudeg ini akan semakin nikmat. Seolah-olah Anda sedang makan di tengah-tengah orang yang berebut makanan seperti yang Anda makan karena takut tidak kebagian. Sehingga akan menimbulkan selera makan yang berlipat ganda. Ditambah lagi dengan melihat sendiri betapa susahnya penjual gudeg ini memasak dan melayani para pembeli yang pastinya akan menambah kepuasan Anda dalam menikmati makanan yang disajikan dengan penuh perjuangan.

Anda bisa merasakan keunikan gudeg ini di Jalan Janturan No. 36-38 Warungboto, Umbulharjo di jam setengah 11 malam. Gudeg Jogja yang satu ini memang sengaja buka di malam hari agar bisa dinikmati dengan sempurna di tengah udara yang mulai dingin.

6. Gudeg Ceker Sedep Raos



Gudeg ini bisa Anda temui di Jalan Affandi Gejayan, di sebelah kiri Jembatan Merah Gejayan. Bagi Anda penggemar ceker, belum lengkap jika belum pernah menikmati ceker ala gudeg yang mungkin hanya ada di Jogja.

Dalam penyajiannya, Gudeg ini disajikan bersama sepiring nasi yang dipenuhi dengan lauk ceker dan disiram dengan bumbu gudeg. Kebayang bukan bagaimana gurih dan nikmatnya. Jangan hanya dibayangkan saja, cobalah untuk menikmati yang satu ini. Sebab Anda mungkin tidak akan pernah merasakan gudeg yang disajikan dengan cara demikian selain di tempat ini.

7. Gudeg Wijilan



Seperti dengan namanya, gudeg ini ada di daerah Wijilan. Anda yang sudah menikmati berbagai pesona wisata di Jogja bisa menyantap berbagai jenis gudeg di daerah ini. Ada beberapa warung gudeg terkenal yang bisa Anda pilih seperti warung Bu Slamet. Warung ini adalah yang paling lama di daerah ini.

Selain itu, ada juga warung Gudeg Bu lies dan warung Gudeg Yu Djum yang sudah sangat terkenal cita rasanya. Anda mungkin akan penasaran jika belum merasakan semua gudeg yang ada di Wijilan ini. Sebab masing-masing memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri.

Berbeda dengan gudeg yang kebanyakan disajikan di malam hari, gudeg di tempat ini buka mulai jam 6 pagi sampai jam 9 malam. Karena banyaknya warung gudeg yang ada, membuat daerah ini menjadi pusat oleh-oleh gudeg di kota Jogjakarta.

Itulah ke 7 gudeng Jogjakarta yang paling terkenal dan tidak boleh Anda lewatkan begitu saja. Ambillah salah satu jenis gudeg ini untuk Anda jadikan oleh-oleh khas jogjakarta agar bisa dinikmati bersama keluarga di rumah. Dengan begitu wisata Anda akan terasa lebih sempurna.

Yuk ke Jojga ...

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya