6 Wisata Merapi yang Sedang Menjadi Trend

Anda bosan dengan liburan yang biasa-biasa saja di Jogja? Kenapa Anda tidak mencoba untuk mencoba salah satu dari 6 wisata merapi yang sedang menjadi trend saat ini. Wisata gunung ini sangat berbeda dengan wisata kebanyakan di Jogja. Wisata ini akan menguji adrenalin dan fisik Anda.

Wisata kali ini akan membawa Anda ke pegunungan yang tinggi, dengan pemandangan Merapi yang indah dan udara segar dan sejuk. Terkadang, trek yang menantang mengharuskan Anda untuk ekstra hati-hati dan sabar.

Namun, semuanya akan terbayar dan liburan Anda yang biasanya terkesan datar akan menjadi luar biasa.

Ada beberapa tipe wisata yang bisa Anda lakukan di Merapi. Berikut ini beberapa kegiatan plesir yang bisa Anda lakukan di gunung ini.

1. Mendaki Gunung Merapi



Mendaki gunung biasanya dilakukan oleh para pecinta alam, tapi tidak untuk Merapi. Pasca letusan 2010, ada beberapa perubahan drastis khususnya di puncak dan beberapa desa yang dulunya dihuni oleh penduduk, sekarang tidak ada lagi. Puncak garuda yang terkenal itu, sekarang berubah dan perubahan ini malah membuat Merapi memiliki daya tarik tersendiri sehingga pantas untuk dijadikan wisata alam gunung Merapi.

Yang ditawarkan dari Merapi adalah tantangannya. Ada beberapa trek yang menantang terutama di jika Anda naik lewat jalur Selo. Namun, keindahan Merapi tampak menjulang tampaknya sayang untuk disia-siakan. Dari sebelum puncak gunung, Anda sudah bisa menikmati indahnya gunung berapi teraktif di dunia ini. Sabana yang cantik, dan kemegahan Gunung Merbabu bisa Anda nikmati ketika perjalanan menuju puncak.

Itu hanya gambaran sedikit mengenai keindahan dan kemegahan Gunung Merapi yang bisa Anda saksikan sendiri ketika mendaki nanti. Dan Anda tidak perlu takut untuk mendaki. Merapi yang kata banyak orang ini angker, tetap ramah untuk pendaki gunung, asal Anda bisa menjaga sikap dan sopan santun dalam berbicara dan betingkah laku ketika mendaki Merapi.

Trend mendaki gunung ini sekarang semakin tinggi. Bisa dilihat dari banyaknya jumlah pendaki, khususnya pada hari-hari tertentu. Wisata adventure Gunung Merapi ini bahkan harus membatasi pengunjungnya terutama pada malam tahun baru dan malam kemerdekaan 17 Agustus.

2. Merapi Lava Tour



Nah, kegiatan wisata di Merapi yang satu ini digolognkan ke dalam wisata bencana. Kenapa? Karena Anda akan diajak untuk melihat dahsyatnya erupsi Merapi melalui daerah dan desa-desa yang terdampak letusan hebat beberapa tahun silam. Namun, Anda tidak akan berjalan kaki, melainkan naik jeep willys.

Dengan menaiki jeep, Anda bisa melihat dengan mata kepala Anda sendiri efek letusan tersebut. Desa terdampak paling parah berada pada jarak 4-6 km dari puncak, dan sekarang ini, sudah tidak dihuni lagi. Jikapun ada, ini hanya huntara atau hunian sementara bagi para pengungsi yang kehilangan semua harta benda dan tempat tinggal.

Dan Anda juga berkesempatan untuk mengunjungi desa Kinahrejo, dimana Mbah Maridjan, sang juru kunci Merapi yang terkenal itu, tinggal. Desa tersebut dikelola oleh penduduk dan dijadikan wisata. Salah satunya yang trend saat ini adalah Museum Sisa Hartaku. Di museum ini, dipamerkan segala jenis barang yang rusak dan tulang binatang ternak akibat letusan. Wisata bekas letusan gunung Merapi ini sekarang banyak diminati oleh wisatawan dari dalam maupun luar negeri.

3. Omah Bambu



Wisata ketiga ini bukan termuask wisata erupsi gunung Merapi, tapi menikmati keindahan alam Merapi dan Merbabu, yang lebih tepat disebut dengan Omah Bambu. Omah (bahasa Jawa) atau rumah bambu ini terletak di New Selo, yang merupakan kaki Gunung Merapi. Selo sendiri adalah daerah di antara Gunung Merapi dan Merbabu, yang juga merupakan pintu gerbang pendakian Merapi.

Nah, jika Anda punya banyak waktu sebelum mendaki, ada baiknya berkunjung ke rumah bambu ini. Pada saat cuaca yang sedang bersahabat, menikmati keindahan Merapi Merbabu dari titik ini sangat memukau. Ada sebuah menara yang terbuat dari bambu dengan ketinggian yang cukup untuk melihat sekeliling. Di atas menara tersebut, Anda bisa menikmati pemandangan alam Merapi dan Merbabu.

Namun, Omah bambu tidak hanya menyuguhkan keindahan alam tapi juga terowongan unik dari bambu, hingga tenda dari bambu.

4. Sunrise Lava Tour



Kegiatan wisata yang satu ini hampir sama dengan Merapi Lava Tour, hanya saja menawarkan paket sunrise. Sama-sama naik jeep melewati belantara dan daerah-daerah yang terpapar letusan Merapi tahun 2010, sunrise lava tour ini dimulai pada dini hari. Perjalanan Anda dengan jeep dimulai dari Kaliurang pada pukul 04.30, kemudian menuju Kali Adem. Di sana, Anda menunggu terbitnya matahari.

Saat matahari mulai membelah cakrawala, Anda disuguhi pemandangan yang luar biasa. Mata Anda akan dimanjakan oleh lereng-lereng Merapi yang indah, termasuk juga bunker Kaliadem dan Kali Gendol. Matahari kian meninggi, tapi seakan hati tidak mau beranjak dari tempat ini.

Wisata erupsi Gunung Merapi ini kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Batu Wajah di Desa Jambu, sebuah batu besar dari letusan Merapi 2010 yang mirip wajah. Sekilas wajah tersebut tampak bersedih.

5. Goa Jepang Kaliurang, Merapi



Kali ini, Anda bisa berkesempatan untuk melakukan wisata sejarah di Goa Jepang, Kaliurang, di lereng Gunung Marapi. Di Kaliurang ini sebenarnya juga ada Nirmolo Kaliurang, namun kalah terkenal ketimbang Goa Jepang.

Seperti namanya, wisata ke gunung Merapi atau lebih tepatnya ke kaki gunungnya ini merupakan peninggalan zaman Jepang. Eksotisme goa mengundang para wisatawan untuk datang mengeksplorasi ke kedalaman goa. Untuk mencapai goa ini, Anda harus berjalan selama 45 menit melalui trek menanjak. Tidak terlalu sulit tapi cukup berliku-liku. Anggap saja perjalanan ini adalah sebuah petualangan dan ebgitu sampai di sana, suguhannya sungguh luar biasa. Pemandangan Merapi dari dekat sungguh mempesona.

6. Mendaki Gunung Bibi



Banyak yang tidak tahu keberadaan Gunung Bibi ini. Gunung kecil yang berada di sebelah timur Merapi ini konon adalah pengasuhnya Gunung Merapi. Secara geologi, gunung ini sudah berumur lebih dari 700 ribu tahun yang lalu sehingga lebih tua ketimbang Merapi. Masyarakat percaya bahwa gunung ini adalah pengasuhnya Gunung Merapi.

Mendaki gunung ini akan memanjakan mata Anda tentang kemegahan Gunung Merapi dari dekat. Lokasinya hanya 2.5 km dari Merapi tapi anehnya, "wedus gembel" atau awan panas tidak pernah mencapai gunung ini, apalagi masyarakat yang tinggal di sana. Mereka percaya bahwa Merapi itu "kalah awu" atau kalah tua ketimbang Gunung Bibi sehingga tidak akan berani melawan pengasuhnya sendiri.

Trend pendakian Merapi juga membuat Gunung Bibi juga menjadi favorit para pendaki gunung. Namun, karena kawasan ini masih cukup liar akan binatang buas, pendaki yang ingin kesana harus menyerahkan KTP kepada warga di sana.

Itulah enam wisata Merapi yang sedang menjadi trend saat ini. Hampir semuanya menawarkan wisata alam yang menantang adrenalin. Banyak dari wisatawan yang lebih memilih menyewa guide pendakian Merapi atau paket pendakian khusus untuk kemudahan. Nah, sekarang, mana yang akan Anda kunjungi liburan depan?

Artikel Terkait

Berbagi informasi bisnis dan peluang usaha untuk Anda. Kontak kami utk informasi selengkapnya